Cara Mudah Setting Wireless Mikrotik Mode Bridge

Assalamu`alaikum
Wr. Wb
Selamat pagi
sobat belajar wifi semua. Semoga dikesempatan kali ini kita semua masih diberi
kesehatan oleh sang pencipta, sehingga kita dapat beraktifitas seperti
biasanya.
Pada kesempatan
kali ini saya mau berbagi kepada sobat belajar
wifi semua tentang “Cara Setting Wireless Pada Mikrotik”.
OK. Langsung
saja untuk menkonfigurasi wireless pada mikrotik caranya hampir sama seperti
saat sobat belajar wifi semua melakukan konfigurasi yang lain. Menurut saya
pribadi yang paling mudah dengan menggunakan “Winbox”. Bila belum punya
silahkan download dulu di website resminya mikrotik.com/download sesuai type
routerboard yang sobat belajar wifi semua gunakan.
Setelah
download. Selanjutnya login menggunakan Macc Address RB sobat belajar wifi
semua
Setelah berhasil
login, lihat tab menu bagian kiri silahkan klik menu wireless. Selanjutnya adalah mengaktifkan wirelessnya.
Karena secara default menu ini disable(tidak aktif). Caranya adalah pada menu
yang muncul klik satu kali wlan1, kemudian klik enable (tanda centang
diatasnya). Wireless aktif ditandai dengan berubahnya warna wlan1 yang tadinya
gelap menjadi (hitam)terang.
Selanjutnya
doble klik wlan1 untuk melakukan konfigurasi pengaturan wireless lihat tab menu
bagian kiri silahkan klik menu wireless. Disini saya mencontohkan wireless
mikrotik ini saya setting agar bisa digunakan untuk multi point, dalam artian,
agar beberapa perangkat penerima (station) bisa terhubung dengan mode bridging ke
AP ini. Disini saya menggunakan Mikrotik RB411AH jadul sebagai bahan uji coba.
Walaupun jadul tapi terus terang saja, kemampuan produk-produk dari mikrotik
ini patut diacungi jempol.
Pertama-tama
silahkan bridge ether1 dan wlan1, caranya adalah.Masuk menu “Bridge” klik tanda
+ kemudian klik Aplly dan OK. Setelah itu pindah ke tab “Ports” Klik tanda +
kemudian tambahkan “ether1” dan arahkan ke “Bridge1” yang telah kita buat
tadi(setelah melakukan Bridge ether1 winbox akan otomatis terputus. Jangan
Hawatir itu wajar. Silahkan login kembali). Ulangi langkah ini untuk membuat
bridge pada “Wlan1”. Bila berhasil tampilannya akan seperti gambar dibawah
dengan ditandai huruf “R” disampingnya. Itu menandakan setting Bridge sudah
running pada ether1 dan wlan1.
Selanjutnya
dalam contoh ini saya akan setting menjadi AP Bridge, dengan SSID 411 Channel
width 20MHz dan Frequecy 5785 dengan Nama Radio AP1 dan security profile
“default”. Silahkan sesuaikan dengan settingan sobat belajar wifi semua . Untuk
lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah ini:
Perhatikan pada
wireless protokolnya gunakan wireless protocol “any” / “unspecified” agar
perangkat lain yang beda merk (selain mikrotik) mudah terkoneksi.
Setelah tab
“wireless” telah selesai, kita pindah ke tab “wds”. Pada tab ini kita bisa
menentukan “wds”nya mau dihidupkan atau didisable. Kalau mau pakai “wds” kita
tinggal pilih “wds mode”nya “dynamic mesh”
dan wds default bridgenya kita arahkan ke “Bridge1”. Ingat baik-baik
settingan ini. Kalau AP pemancarnya kita setting wds maka disisi penerima agar
bisa terkoneksi juga harus diaktifkan wdsnya. Begitu pula sebaliknya.
Untuk settingan
parameter lainnya dalam menu “wireless”dibiarkan default tidak masalah, atau
sihkan sobat belajar wifi improfisasi sendiri.
Langkan
selanjutnya adalah membuat/menambahkan ip address dan membuat static routing
pada wireless mikrotik kita.Tujuannya apa? Agar supaya mudah untuk dipantau dan
dimanagemen.
Bila semua
langkah diatas sudah selesai. Itu tandanya setting wireless mikrotik menjadi AP
Bridge ini sudah beres. Tiba saat kita melakukan tes dan uji coba dengan
menghubungkan perangkat penerima agar terkoneksi ke AP tersebut.
Dalam contoh ini
saya gunakan Mikrotik RB411AH sebagai Pemancar dan Ubiqiti NSM5 sebagai Client
atau penerima. Bila NSM5 sudah dapat terhubung seperti gambar dibawah ini, dan
pada Mikrotik RB411AH muncul tanda “RS”, berarti kita telah sukses
menghubungkan kedua perangkat beda merk tersebut.
Sekian tutorial
saya kali ini. Ada salah-salah kata saya mohon maaf.
Bila ada yang
ingin ditanyakan silahkan tinggalkan dikolom komentar.
Semoga
bermanfaat dan sukses selalu.
Salam blogger.
Wassalamu`alaikum
Wr. Wb










Comments
Post a Comment